Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Surabaya Terapkan PTM 25% Namun Dengan Prokes Ketat

PTM 25% surabaya
Gambar: Liptan6.com / Dian Kurniawan

Bornnews.com - Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar PTM (Pembelajaran Tatap Muka) sebesar 25% namun dengan protokol kesehatan ketat.

Langkah ini diambil oleh Pemkot karena kasus Covid-19 di Surabaya terus meningkat setiap harinya.

Eri Cahyadi selaku Walikota Surabaya mengungkapkan, penerapan PTM 25% ini adalah salah satu langkah Pemerintah Kota Surabaya dalam menekan penularan Covid-19 varian Omicron. Menurutnya, langkah ini atau aturan ini disesuaikan dengan pedoman Inmendagri (Instruksi Menti Dalam Negeri) tentang PPKM Level 3.

Nantinya cara menerapkan PTM 25% ini akan dilakukan sama seperti dengan PTM 50%. Setiap sekolah baik itu SD atau SMP akan menyesuaikan jumlah siswa di tiap-tiap kelas. Bisa saja siswa itu masuk seminggu 1 atau 2 kali dalam seminggu, nanti kita akan berkoordinasi dengan guru-guru, imbuh Walikota Surabaya.

Sementara Yusuf Masruh selaku Kepala Dinas Pendidikan Surabaya sebelumnya sempat berdiskusi dengan pakar epidemiologi dan Persakmi (Persatuan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia) membahas tentang PTM. Kepala Dispendik tersebut menjelaskan jika dalam suatu kelas ada 30 siswa, maka akan dibagi 2 menjadi 15 siswa PTM dan 15 siswanya lagi mengikuti pembelajaran secara hybrid dirumah masing-masing.

Post a Comment for "Surabaya Terapkan PTM 25% Namun Dengan Prokes Ketat"